Awassss!! OBESITAS

Hari ini aku mendapat sms dari seorang teman sekuliah ku, dalam sms itu dia menanyakan apa yang menyebabkan obesitas? Dalam benak saya, yang menyebabkan obesitas itu karena makan dan minum yang melampaui batas dan kadar lipid/lemak/kalori pada makanan tersebut tinggi. Namun, untuk lebih jelasnya mengenai obesitas saya mengkajinya dengan mencari referensi “biasa dari INTERNET’’ langsung buka om google. (hehehe)

OBESITAS

Pengertian
Pada umumnya, seperti kita ketahui bahwa obesitas merupakan kelaianan yang terjadi pada sebagian orang, kelainan yang dimaksud adalah kelebihan bera bada. Jadi obesitas adalah kelebihan berat badan. Jika seseorang mempunyai berat badan 20% lebih tinggi dari kisaran berat badannya yang normal maka dianggap obesitas.
Klasifikasi
Obesita dibagi menjadi 3 kelompok yaitu:
Obesitas Ringan: 20-40%
Obesitas Sedang: 41-100%
Obesitas Berat: kelebihan berat badan >100%

Penyebab Obesitas
Secara ilmiah obesita diakibatkan oleh mengkonsumsi kalori lebih banyak dari yang diperlukan oleh tubuh.
Beberapa faktor yang menyebabkan obesitas adalah
– Usia
– Jenis kelamin, pada kaum perempuan biasanya banyak terjadi obesitas
– Kelas sosial, dengan peningkatan ekonomi tingkat konsumsi akan meningkat termasuk konsumsi makanan dan minuman
– Kebiasaan makan, misalanya kebiasaan makan makanan cepat saji.
– Aktifitas fisik, kurang berolahraga
– Factor psikologis
– Factor hormonal
– Factor keturunan/gen
– Obat-obatan

Gejala Obesitas
Pada umumnya, secara nyata kita bisa melihat/memperhatikan tanda-tanda gejala dari seseorang yang mengalami obesitas yaitu terjadi penimbunan lemak dibawah diafragma dan didalam dinding dada bisa menekan paru-paru, sehingga timbul gangguan pernafasan walau penderita hanya melakukan aktifitas ringan. Pada saat tidur nafas penderita akan berhenti sejenak (tidur apneu) sehingga pada siang harinya penderita merasa ngantuk. Pada penderita obesita rawan terjadinya osteoporosis (terutama pada bagian pinggul,lutut, dll), terjadi penyakit kulit, dan pengeluaran keringat yang tidak efisien serta banyak terjadi edema.

Komplikasi
Obesitas dilihat memang tidak menyenangkan namun juga dapat meningkatkan timbulnya penyakit kronis (menahun) seperti:
1. Diabetes
2. Hyertensi
3. Stroke
4. Serangan jantung
5. Gagal jantung
6. Kanker
7. Tidur apneu
8. Osteoporosis

Pengobatan
Pembatasan asupan kalori dan peningkatan aktifitas fisik merupakan 2 komponen yang penting dalam pengaturan berat badan. memenuhi semua kebutuhan harian yang dianjurkan (vitamin, mineral dan protein). Diet untuk menurunkan berat badan harus rendah kalori.

About Gusti Pandi Liputo

Masih dalam tahap belajar untuk menjadi pemuda yang berpikir kreatif dalam menyelesaikan setiap problematika

Posted on Februari 18, 2011, in Keperawatan, Kesehatan, Pengetahuan and tagged , , , , , , , , . Bookmark the permalink. Tinggalkan komentar.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: