Aspek Seksualitas Dalam Keperawatan

Seks merupakan kegiatan emosional dan fisik yang mendapatkan kenikmatan dan mampu bereksi dan merasakan sexsualitas.

Seks harus diberikan secara holistik (Biologi, Psikologi, Sosial, Soritual dan Kultural).

Stuart dan Sundeen mengemukakan 3 teori utama
1. Teori biologis: perkembangan seksualitas ditentukan oleh fungsi biologis sebagai laki-laki atau perempuan
2. Teori psiko analitik: ekspresi seksulitas tergantung lingkungan
3. Teori perilaku: prilaku seksual adalah respon fisiologi

Proses Perkembangan Kesadaran Diri
4 tahap yang dikemukakan oleh Stuart dan Sundeen
1. Tahap Ketidaksesuain Kongnitif: timbul 2 reaksi yang bertentangan
2. Tahapa Ansietas: banyak bicara sehingga pasien tidak mempunyai kesempatan untuk mengeluh
3. Tahap Marah: akan timbul sikap marah terhadap diri sendiri, pasien dan masyarakat
4. Tahap Tindakan: perawata mulai menyadari akan tugas dan tanggung jawabnya terhap edukasi seksualitas yang benar.

Perkembangan seksualitas
Berikut ini ada 6 Tahap perkembangan seksualitas yang pasti akan dilewati oleh setiap manusia, sebagai berikut:

1. Masa Bayi (0-1 tahun)
pada masa bayi laki-laki ditandai dari ereksi pada kelaminya sedangkan pada perempuan ditandai adanya lubrikasi vagina.

2. Masa bermain dan Pra Sekolah (1,5 – 6 Tahun)
Sudah mengenal gender masing-masing dan meniru prilaku orang tua yang sejenis

3. Masa usia Sekolah (6-10 tahun)
– Pelajaran seksualitas harus diberikan oleh orang tua dan guru.
– Mulai timbul perubahan fisik dan anak harus diberitahu tentang perubahan fisik tersebut

4. Masa Remaja
– Pada wanita payudaranya mulai membentuk
– Disekitar vagina timbul rambut
– Memanjangnya vagina karena meningkatnya esterogen
– Pada laki-laki penisnya membesar karena akibat peningkatan tersetoregen

5. Masa dewasa
– Mencapai kematangan
– Harus memiliki teknik dalam memuaskan pasangan

6. Masa lansia
– Perubahan fisik dapat mempengaruhi prilaku seks
– Timbul kebosanan dan kelelahan.<beranda

[gustinerz.wordpress.com]

About Gusti Pandi Liputo

Masih dalam tahap belajar untuk menjadi pemuda yang berpikir kreatif dalam menyelesaikan setiap problematika

Posted on April 19, 2011, in Keperawatan and tagged , , . Bookmark the permalink. Tinggalkan komentar.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: